Kamis, 30 Juni 2011

DENDANG BORU NA ULI

Hari itu Minggu (29/5) “Lembaga Borunauli Nusantara” adakan pengumpulan dana yang diselenggarakan di Radio Republik Indonesia (RRI) Jakarta. Aksi sosial ini bertema “Dendang Kasih Borunauli untuk Eben Eser HKBP Siknasak.”

Pengumpulan dana ini untuk penyelesaian bangunan induk Eben Eser HKBP yang sudah enam tahun terbengkalai. Bangunan induk ini direncanakan menjadi tempat multi pelayanan HKBP seperti retreat dan pembinaan para guru Sekolah Minggu, remaja dan kaum ibu.

Karena itu Lembaga Borunauli Nusantara tergerak untuk membantu biblevrouw HKBP mencari dana agar bangunan ini segera selesai dan cita-cita HKBP memiliki gedung untuk multi pelayanan dapat terwujud.

Emmy Lumbaraja sebagai ketua panitia mengatakan, Lembaga Borunauli terlibat secara sukarela karena seperti kita ketahui bahwa biblevrouw selama ini mempunyai tugas pelayanan pengabaran Injil secara khusus kepada kaum perempuan, remaja dan anak-anak. Mereka berharap agar komplek Eben Eser menjadi tempat kegiatan pelayanan yang bermanfaat khususnya untuk kaum perempuan, remaja dan anak-anak HKBP.

Hadir dalam kegiatan ini, Ketua Departemen Pendidikan HKBP, Devy Simatupang. Dalam sambutanya ia mengatakan, kegiatan seperti ini harus didukung oleh perempuan HKBP dengan mengacu kepada 3D (dana, daya, doa) Apabila memugkinkan menyumbang dana dan kalau tidak ada sebagai gantinya cukup menyumbang daya(tenaga) dan bila tidak juga memungkinkan karena factor jasmani maka dapat menyumbang dengan doa.

Devi menambahkan, selama ini jemaat HKBP (Sumatra Utara) harus mencari dan meminjam tempat yang memadai untuk retreat, seperti gedung milik GBKP. Sebab itu sudah saatnya HKBP juga memiliki gedung yang dapat mendukung retreat atau kegiatan yang berkaitan dengan pembinaan kerohanian.

Acara pengumpulan dana ini dimeriahkan oleh beberapa artis Batak terkemuka seperti Laspados, Roni Sianturi, Putri Silitonga, Tio fanta Pinem, yang dipandu oleh Vanda Hutagalung. Berkumandang juga lagu pujian yang dinyanyikan biblevrouw HKBP.

Saat itu dana yang terkumpul sebesar Rp 369.370.000. Borunauli Nusantara berharap dengan terkumpulnya dana tersebut, bangunan yang selama ini terbengkalai dapat selesai dan dapat menjadi saluran berkat bagi jemaat HKBP dan masyarakat Kristen lainnya. Diperkirakan biaya yang dibutuhkan hingga bangunan ini selesai sekitar Rp700 juta.

Hadir pada kesempoatan itu, Praeses Distrik-21 Jakarta 3, Pdt Dr Lukman Panjaitan, Pdt AM.Tobing, Pdt Antonius Simanjuntak dan juga pimpinan Biblevrouw HKBP Sinaksak, Siti Lamroma Nainggolan


Saat ini kompleks Eben Eser telah berdiri: rumah jompo khusus untuk sebagian bibelvrouw yang sudah pensiun , yang telah berdiri sejak 1965, akan dikembangkan dengan berbagai versi sesuai kebutuhan dan terbuka untuk umum.
Rumah induk sebagai tempat pusat pengelolaan, tempat tinggal seluruh pelayan penuh waktu yang bekerja di Eben Eser dan penginapan bagi para tamu. Kegiatan di tempat ini akan dikelola tenaga-tenaga profesional untuk memikirkan pelayan-pelayan terhadap anak-anak remaja dan kaum perempuan. Mengundang mereka pada waktu libur sekolah untuk belajar Alkitab dengan tema tertentu yang disampaikan dengan berbagai metode. Mempersiapkan buku-buku dan alat-alat peraga dan metode-metode pengajaran.

Pembangunan rumah induk ini sudah mulai dirintis sejak Oktober 2005 dan peletakkan batu pertama dilakukan oleh pimpinan HKBP
Rumah retreat yang dapat dipergunakan untuk perorangan maupun untuk kelompok kecil dan besar. Nantinya di tempat ini akan diadakan berbagai kegiatan seperti retreat. Bibel Camp anak-anak, lokakarya dan pelatihan-pelatihan

Aula yang berfungsi untuk pengadaan pertemuan atau rapat-rapat dengan kapasitas besar, yang dapat menampung 250 orang.

Rumah ibadah, yang direncanakan dapat menampung sampai dengan maksimal 100 orang.

Ruang Doa, yang mempunyai dwi fungsi, yakni sebagai ruang doa dan ruang konseling.

Perkampungan Eben Eser yang berdiri 1965 memiliki luas 3,3 hektar yang sebagian ditami kelapa sawit, rumah jompo, rumah penginapan para tamu, rumah pegawai aula, peternakan dan lahan jagung.

Mimpi kami para perempuan adalah rumah induk Eeben Eser HKBP Sinaksak sebagai tempat retreat yang asri dan sejuk bisa rampung pada perayaan Jubelium 150 Tahun HKBP. Demikian disampaikan Emmy Lumbanraja kepada Suara HKBP di Jakarta. bas

Tidak ada komentar: